Mengenal Masa Nifas

Berita

Mengenal Masa Nifas

Oleh dr. Budhi Prasetia Santoso

Pak Budy

Setelah seorang ibu melahirkan bayi, maka ibu tersebut masuk kedalam suatu periode atau masa yang disebut masa nifas.  Masa nifas adalah masa sesudah persalinan yang diperlukan untuk pulihnya kembali alat kandungan yang lamanya kurang lebih 6 minggu.

Pada masa nifas ini, ibu akan mengeluarkan cairan yang berasal dari rahim dan melalui vagina. Cairan ini disebut dengan Lochea. Lochea ini berasal dari bekas tempat melekatnya plasenta (ari-ari). Lochea ini dapat dibedakan menjadi beberapa jenis tergantung waktu. Pada dua hari setelah persalinan, ibu akan mengeluarkan darah segar dan sisa-sisa selaput ketuban (Lochea Rubra), dilanjutkan hari 3-7 dengan cairan berwarna merah kekuningan (Lochea Sanguilenta), kemudian pada hari 7-14 akan mengeluarkan cairan berwarna kuning jernih (Lochea Serosa), dan setelah hari ke 14 akan mengeluarkan cairan putih selama 2 minggu (Lochea Alba).

Beberapa hal yang dapat dilakukan ibu pada masa nifas seperti makan makanan yang bergizi, minum air yang cukup, menjaga kebersihan diri termasuk daerah kemaluan serta mengganti pembalut sesering mungkin, istirahat yang cukup, perawatan bayi yang benar dan memberikan ASI saja selama 6 bulan, melakukan konsultasi kepada tenaga kesehatan untuk pelayanan KB setelah persalinan dan pelayanan imunisasi untuk bayi.

Adapun hal-hal yang harus dihindari oleh seorang ibu pada mas nifas meliputi membuang  asi pertama ( kolustrum) karena sangat berguna bagi kekebalan tubuh anak, membersihkan payudara dengan alkohol/povido iodine, mengikat perut terlalu kencang, menempelkan daun-daunan pada kemaluan karena dapat menimbulkan infeksi.

Pada masa nifas ini, pelayanan kesehatan oleh tenaga kesehatan sebaiknya dilaksanakan minimal 3 kali yaitu pertama pada 6 jam – 3 hari setelah melahirkan, kedua pada hari ke 4- 28 setelah melahirkan, dan ketiga pada hari ke 29- 42 setelah melahirkan. Demikian sekilas mengenai masa nifas, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua.